Jangan Terlalu Jujur DI Media Sosial

Sopyan Ali Rohman , tanggal 20 April 2018

ilustrasi media sosial

HatiMerdeka.com- Bagi orang-orang zaman now, media sosial seperti facebook, youtube, instagram, twitter dan lainnya, menjadi aplikasi yang wajib ada di smartphone, bahkan untuk sebagian orang sudah sampai tingkat kecanduan.

Dalam laporan penelitian yang dilakukan oleh We Are Social dan Hootsuite, penggunan internet di Indonesia menacapai 132,7 juta jiwa, dan 95% persen dari pengguna internet tersebut merupakan pengguna media sosial aktif, seperti facebook, youtube, instagram, twitter dan lainnya.

Lalu, muncul pertanyaan, apa yang dilakukan oleh facebook, youtube, instagram, twitter dan lainnya?

Mereka mengumpulkan data pribadi pengguna dan mencatat setiap tindakan pengguna, tiap kali menggunakan sosial media.

Kenapa data pengguna penting ?

Anda termasuk pengguna sosial media? Jika iya, berarti telah banyak data anda di simpan oleh mereka. Di sini kita menggunakan contoh facebook, karena facebook lah media sosial yang tersbesar dan fecebook adalah perusahaan induk dari instagram, dan whatsapp, namun semua perusahaan sosial media melakukan hal yang sama.

Ketika daftar di Facebook, sadar atau tidak, kita langsung memberikan izin pada Facebook untuk menggunakan semua yang kita share : dari profil, email, umur, tanggal lahir, riwayat kerja dan sekolah, binatang peliharaan, daftar keluarga (orang tua, adik, kakak, sepupu, suami / istri, anak), status, pesan ke orang lain, photo, video, apa yang kita likes, apa yang kita bagikan, apa yang kita ga sukai, apa yang membuat kita sedih.

Nah, semua itu adalah data yang disimpan oleh facebook dan media sosial lain, kemudian data itu dianalisis dengan menggunakan program computer sehingga dalam beberapa hari Facebook dapat mengenal siapa anda, dari selera belanja anda, vidio yang anda suka tonton, artikel yang menarik bagi anda, pilihan produk yang mungkin anda akan beli, sampai bahkan bisa merekomendasikan teman-teman baru yang anda belum pernah dengar namanya.

Apalagi jika anda pengguna Facebook yang aktif, rutin sharing, jujur menyampaikan apa yang anda rasakan, jujur mebagikan info personal anda. Maka facebook dan medsos lain nya akan sangat senang karena itu ibarat berlian.

jika ingin mengelabui facebook, maka jangan terlalu jujur ber- facebook.

Algoritma Facebook

Lagi-lagi kita menyebut facebook kerena facebook dan instagram satu geng, dan menjadi media sosial paling banyak digunakan di Indonesia.

Algoritma adalah urutan atau langkah-langkah untuk penghitungan atau untuk menyelesaikan suatu masalah yang ditulis secara berurutan. Sehingga, algoritma pemrograman adalah urutan atau langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah pemrograman komputer. Sehingga tumpukan data anda itu cukup dianalisis oleh komputer, pegawai facebook ga perlu repot-repot cukup komputer yang melakukannya.

Saat ini, Facebook memiliki algoritma baru dalam pengenalan wajah yang lebih canggih. Dengan kemampuan barunya, algoritma ini bisa mengenali si pengguna meski wajahnya tak terlihat. Algoritma ini bekerja dengan cara mengenali karakteristik unik lain dari foto-foto yang anda upload di Facebook. Ciri-ciri seperti tatanan rambut, pakaian, bentuk dan pose tubuh, menjadi acuan algoritma ini. Makanya, mulai sekarang anda jangan terlalu jujur di facebook. Jangan terlalu narsis juga.

"Ada banyak petunjuk untuk mengenali seseorang. Setiap orang punya aspek karakteristik, meski Anda dilihat dari belakang, orang akan mengenali Anda," kata Yann LeCun yang memimpin pengembangan algoritma ini. 
"Misalnya, Anda bisa mengenali seorang Mark Zuckerberg dengan sangat mudah, karena dia selalu menggunakan T-shirt abu-abu," sambungnya seperti detikINET kutip dari New Scientist, Rabu (24/6/2015).

Selain itu  facebook  juga menampilkan berita di facebook sesuai dengan apa yang anda sukai sehingga anda tahan berlama-lama melihat facebook dan akhirnya anda lupa waktu.

Belum lagi, jika facebook ingin merusak mood anda dan itu sangat mungkin terjadi.

Ketika anda sedang berbahagia kemudian anda buka facebook dan di wall facebook anda ditampilkan berita-berita yang anda benci, ditampilkan sesuatu yang membuat anda sedih, dan itu cukup menghancurkan hari-hari anda. Yah, karena facebook tau apa yabg membuat anda senang, apa yang membuat anda sedih, bahkan tau bagaimana ciri-ciri anda ketika sedang bahagia. Makanya, mulai sekarang anda jangan terlalu jujur di facebook.

Begitu juga soal pemilu presiden, jadi data anda yang banyak itu digunakan untuk mengetahui isu kampanye apa yang anda sukai sehingga tim sukses, kampanye dengan teknik tertentu menampilkan berita-berita yang membuat anda tertarik dengan calon  presiden tersebut, seperti yang terjadi di Amerika.

Jadi….

Anda tau kan sekarang bahwa sebenarnya anda dimata-matai oleh sosial media. Karena anda terlalu jujur, facebook jadi tau tentang anda sebenarnya.

Makanya jangan terlalu narsis di facebook, jangan sedikit-sedikit selfi trus upload?

Jangan terlalu jujur, menulis status bahwa sekarang anda bahagia, jangan terlalu jujur bahwa sekarang anda sedang sedih, atau takut atau marah.

Banyak- banyak bersilaturahim,  siapa tau anda  dapat makanan dirumah teman anda atau keluarga anda, kalo yang jomblo siapa tahu dapat jodoh.

Intinya jangan terlalu jujur di media sosial, tapi jangan sekali-kali membagikan berita bohong, karena itu tidak baik, dan anda bisa berdosa. 

Jika anda suka membaca, jangan banyak baca facebook, sesekali beli buku, terutama buku-buku Islam di toko online www.humaeera.com.

 

Sopyan Ali Rohman.

Founder humaeera.com (Toko buku Islam online).

Komentar