Isra Mi'raj Peristiwa yang Melegenda

Bang Iwan Wahyudi , tanggal 14 April 2018

ilustrasi Isra' Mi'raj

Diantara peristiwa paling berat yang dihadapi Rasulullah untuk meyakinkan umatnya terkait dakwah Islam yang disampaikanya adalah, peristiwa Isra'dan Mi'raj.

Bagaimana tidak, dalam waktu yang relatif singkat, Rasulullah Muhammad SAW melakukan perjalanan dari Masjidil Haram di Mekkah (Saudi Arabia) menuju Masjidil Aqsa (Palestina), kemudian naik ke Sidratul Muntaha, menembus tujuh lapis langit, hanya dalam waktu sepertiga malam.

Peristiwa ini tentu menggegerkan dan mengguncang pengikut Nabi Muhammad SAW saat itu. Di kalangan sahabat Nabi, hanya Abu Bakar Ashidik, orang yang pertama kali membenarkan peristiwa fenomenal itu.

Pasca peristiwa inilah kemudian Abu Bakar, digelari Ashidik (terpercaya). Sementara para pemuka Quraish begitu mendengar informasi ini, langusng melabeli Rasulullah sebagai orang gila, stress dan sederetan tuduhan negatif lainnya.

Peristiwa Isra'dan Mi'raj sulit diterima nalar sehat manusia. Karenanya, hanya pendekatan keimanan semata, yang mampu menjawab realitas peristiwa yang melegenda ini.

Jika kita membaca dengan teliti penjelasan Allah dalam Alquran terkait peristiwa ini, kita akan menemukan fakta bahwa, Allah lah yang memberangkatkan atau memperjalankan Nabi Muhammad.

Pada peristiwa inilah, Rasulullah menerima perintah shalat langsung dari Allah SWT. Berbeda dengan ajaran Islam yang lainya, Nabi Muhammad SAW menerima perintah Allah melalui perantara malaikat Jibril, termasuk Wahyu Allah Alquran sebagai kitab suci umat Islam.

Begitu pentingnya posisi shalat dalam ajaran Islam, sampai-sampai Rasulullah Muhammad SAW menghadap Allah. Karenanya, dalam Islam shalat adalah kewajiban yang harus di lakukan kapan dan dimanapun berada, tanpa dispensasi.

Ini juga kemudian menjadikan shalat sebagai amal pertama yang akan di ditanya Allah di hari akhirat kelak.

 

Sumardi NTT

Ketua PW KAKAMMI NTT

Komentar