Rabu Seru Dirimu

Bang Iwan Wahyudi , tanggal 26 April 2018

Happy Wednesday

SELAMA jatah usia kita masih ada di muka bumi, maka kita akan menemui hari-hari yang selalu mengantarkan pada warna-warni kehidupan.

Tidak semua orang menyambut hari dengan seru dan gembira.  Sebab tak jarang sebagian orang lebih dahulu menyambutnya dengan bermuka masam. Padahal hari yang akan dilaluinya belum disapanya dengan kehangatan sebagaimana kehangatan sang mentari di saat menyapanya.

Pertanyaannya, mengapa kita harus senantiasa menyapa, menyambut menjadikan hari-hari kita menjadi seru? Mengapa pula kita mesti melalui hari-hari kita dengan semangat dan mengakhirinya dengan suka cita?

Diantara alasan utama kenapa harus menjadikan hari kita berasa seru, pertama, setiap hari adalah kanvas baru kehidupan. Tentunya berbeda antara hari kemarin dan hari ini. Hari kemarin adalah bagian dari masa lalu atas semua yang telah kita lakukan, sedang hari ini adalah lembaran baru kanvas kehidupan yang siap menunggu goresan-goresan warna indah karya, kerja dan amal-amal terbaik—yang tentunya ingin kita isi lebih baik dibanding yang telah kita catat di hari-hari yang lalu.

Kedua, tiap hari adalah ruang menambah wawasan dan pengalaman baru. Setiap hari tentu akan diisi dengan aktifitas dan kerja. Dalam aktifitas tersebut tentu banyak hal yang akan kita jumpai, baik sesuatu yang biasa dan selalu berulang sebagai kegiatan rutin (yang tentunya akan menambah kemahiran dalam hal tersebut), atau sesuatu yang baru, yang akan kita geluti dan ini akan menjadi pengalaman baru yang akan semakin membuka wawasan tentang beraneka ragamnya kehidupan.

Sesuatu yang baru, baik berupa kesuksesan atau ketertundaan—kalau tidak ingin disebut kegagalan—adalah pengalaman. Pengalaman untuk menapaki langkah-langkah berikutnya atau wawasan yang menambah khazanah pengetahuan agar tidak kembali menemui kegagalan di masa yang akan datang.

Ketiga, hari baru adalah kesempatan melampaui kegagalan dengan kesuksesan. Bisa jadi kemarin diwarnai oleh jatuh-bangun atau kegagalan, karena proses kesuksesan yang harus kita lalui begitu panjang waktunya. Tentunya proses-proses yang telah kita lalui adalah tahapan yang bisa kita teruskan hari ini, hingga akhirnya sukses.  

Ingin rasanya agar waktu yang terbentang hari ini dan ke depan kita jadikan sebagai kesempatan untuk membuktikan kepada orang lain dan dunia bahwa kita bisa berdiri tegak dengan kalung kesuksesan diantara kegagalan yang pernah atau sudah kita lalui sebelumnya.

Keempat, hari ini adalah peluang meraih lebih banyak lagi cinta. Hari ini adalah peluang untuk kembali dan menambah rasa cinta kita. Manusia adalah makhluk yang membutuhkan cinta, karena itu bagian tak terpisahkan dari fitrahnya.

Cinta, yaitu upaya memperbaiki kekurangan dan kekhilafan kita selama ini untuk semakin dekat dengan Sang Pencipta, agar semakin besar cinta yang bisa kita rasakan. Semakin dekat dengan-Nya, maka akan semakin mudah dan bermakna kita di dunia ini.

Bisa jadi hari-hari yang lalu kehangatan keluarga berkurang dengan padatnya aktifitas, sehingga sempit waktu mencurahkan cinta kepada keluarga kita.

Mari selalu mengawali hari ini dan selanjutnya dengan merengkuh kembali kehangatan cinta dengan orang-orang tercinta. Dengan menyapa dan mengungkapkan rasa cinta pada orang-orang yang paling dekat dengan kehidupan kita. Dari suami, istri, anak, orang tua, paman, bibi, om, tante, saudara, sepupu, keponakan, kerabat, hingga tetangga dan sebagainya.

Jangan biarkan hari-hari yang kita lalui terisi oleh kemuraman. Mengapa? Karena ia adalah hari baru atau lembaran baru yang—mau atau tidak mau, suka atau tidak suka—harus kita tapaki dan diisi dengan hal-hal baik.

Walau kegagalan kerap menghiasinya, tetaplah percaya bahwa semuanya akan menjadi serpihan mozaik indah yang akan membangun kekokohan kehidupan kita di masa yang akan datang.

Syaratnya sederhana: kita lalui semuanya dengan jiwa lapang dan ikhlas. Bahwa kita selalu membuka hati dan pikiran kita agar semakin dewasa dan menerima dengan baik takdir Sang Kuasa.

Akhirnya, selamat menyapa kehangatan hari setiap paginya dengan senyuman terbaik, semangat dahsyat dan kebahagiaan tanpa batas agar sensasi keseruan hari kita semakin terasa! []

*) disadur dari tulisan Menyambut Hari  dengan Bahagia dalam Buku Bestseller Inspirasi dan Spirit Menjadi Manusia Luar Biasa Karya Iwan Wahyudi.

 

Komentar